Wednesday, March 3, 2010

Who are you? What you really want?

Dua pertanyaan ini mungkin jadi pertanyaan yang cocok buat orang-orang yang mencari jati diri. Pertanyaannya simpel, siapa kamu? dan apa yang benar-benar kamu inginkan dalam hidup ini?

Buatku sendiri, jawabannya adalah : Aku Ridwan Aditama, orang yang keras kepala, nggak mau menyerah ketika menghadapi permasalahan. Yang kuinginkan adalah bisa membantu orang-orang disekitarku dalam kebaikan, dan khususnya menjadi pemimpin yang baik, terutama di keluargaku nanti. Nggak mudah mendapatkan jawaban itu. Mungkin kalian yang mbaca pada ragu sama jawaban yang kutuliskan, tapi itu sendiri menjadi sebuah pemicu buatku agar bisa jadi lebih baik lagi. Teringat kata-kata seorang teman, "kamu adalah apa yang kamu katakan kepada orang lain", jadi ketika kamu mengeluh, berkata bahwa "aku tidak bisa", "aku kalah", maka yang akan terjadi adalah kamu akan kalah. Sebaliknya, jika kamu percaya kalo semua bisa berjalan seperti apa yang kamu inginkan, maka mungkin kamu benar-benar akan dapat mewujudkannya, dengan usaha pula tentunya. Kalo dipikir-pikir lagi, teman-teman di sekitarmu itu yang paling berjasa membentuk dirimu, untungnya di sekitarku ini banyak kawan-kawan dan orang-orang yang selalu mengingatkanku, walau terkadang kasar, tapi itu karena mereka peduli. Terimakasih teman-teman.

Ya Allah, mudahkanlah jalannya, ringankanlah bebannya, bahagiakan dirinya, jauhkan dari kesulitan dan kesedihan, lancarkan rejekinya, anugerahkan kesehatan padanya, dan selalu berikan yang terbaik untuknya. AMIN

Have faith in yourself, and don't be scared of what lies ahead, for the future rests in Allah's hand. So if you want to be scared, let it be to Allah, not to the Future.

Sunday, February 21, 2010

Last 30 days...

H-30, atau berarti satu bulan... satu bulan baginya mempersiapkan masa depannya, satu bulan baginya berjuang menyiapkan senjata, satu bulan baginya memanjatkan doa kepada-Nya, sebelum akhirnya dirinya berjuang di medan pertempuran selama seminggu.

Di masa lalu, aku pernah mengalami hal itu, walaupun tidak sesulit yang dialaminya sekarang. Aku salut dengan usahanya sejauh ini. Yang telah dia lakukan untuk persiapan benar-benar jauh melebihi apa yang dulu kulakukan. Hati kecilku iri padanya, yang entah bagaimana memiliki motivasi yang kuat. Terkadang ketika kutanyakan "gimana persiapanmu?", dia selalu mengatakan, "aku takut, aku belum siap", dan aku selalu kembali harus mengingatkannya, bahwa usahanya itu sudah jauh lebih dari cukup, dan yang dia butuhkan hanya keyakinan bahwa dia mampu.

Aku tak ingin dia gagal..... "kusuka dirinya, mungkin aku sayang", sebuah potongan lirik lagu Vierra - Rasa Ini, mungkin menggambarkan apa yang kurasakan.

Ya Allah, mudahkanlah jalannya, ringankanlah bebannya, bahagiakan dirinya, jauhkan dari kesulitan dan kesedihan , lancarkan rejekinya, anugerahkan kesehatan selalu padanya, dan selalu berikan yang terbaik baginya. AMIN


Have faith in yourself, and don't be scared of what lies ahead, for the future rests in Allah's hand. so, if you want to be scared, let it be to Allah, not to the future.

Friday, February 19, 2010

They don't know what I've been through...

Mereka tak pernah tahu apa yang telah kulalui.
Tak pernah tahu bagaimana rasanya menjadi diriku.
Tak pernah tahu rasanya belajar dengan cara yang kasar.
Tak pernah tahu ketika aku jatuh tersungkur.
Tak pernah tahu mimpi-mimpiku.
Tak pernah tahu kebahagiaan yang kurasakan.
Tak pernah tahu caraku menyayangi seseorang.
Tak pernah tahu kesepian yang kurasakan .
Tak pernah tahu rasanya kehilangan seorang sahabat.
Tak pernah tahu apa yang telah kulalui...

dan masih banyak lagi yang takkan pernah mereka tahu...

Biarlah itu semua jadi misteri, let me bear that burden, karena kutahu, hanya aku yang mampu menanggung semua beban itu,  Allah tidak akan memberikan ujian melebihi kemampuan umat-Nya. Dan ketika seseorang mampu melalui ujian tersebut, maka derajatnya akan ditinggikan, InsyaAllah. Bukan hanya untukku, kalian semua juga pasti punya porsi ujian untuk diri kalian sendiri. Tetaplah semangat menghadapi semuanya, dan ketika kalian tak kuasa menghadapinya, pasrahlah kepada-Nya.

Semua ujian yang telah kulalui, semua cobaan itu... sedikit banyak telah membantuku dalam proses pendewasaan diri, dan semua pengalaman itu telah membantu teman-teman lain yang sedang kesulitan. Alhamdulillah, di hidupku ini aku bertemu dengan orang-orang yang memberikan bantuan, dalam bentuk solusi maupun ujian. Thanks everyone.

You don't laugh on other's problem, you can make fun of them, but you won't gain anything from it, that would give more burden to the bearer, and if that bearer succeeded to hold their stance, they will surely gain more points on this "test".

Pernahkah kalian menahan suatu beban selama bertahun-tahun, ketika tak ada jalan lain untuk meletakkan beban itu, bahkan tak ada seorangpun yang mampu membantu kalian menahan beban itu? Mungkin ada yang pernah, mungkin ada yang belum. Aku pernah merasakannya, sekitar 3 tahun yang lalu...

Dan tahun lalu aku kembali merasakan beban itu, beban yang hanya aku yang bisa menanggungnya, awalnya beban itu tidak terlalu berat, namun semakin lama, bebannya semakin berat... dan akhirnya beberapa minggu yang lalu, beban itu kuletakkan... tapi hal itu dibayar mahal, aku kehilangan seorang teman.

Di tengah membawa beban yang kuceritakan di atas, beban baru datang, dan ini benar-benar semakin sulit... mudah-mudahan beban ini segera bisa kuletakkan dan kumulai mengangkat beban baru... I'm tired, I need a rest...

Tapi, kalau berhenti sekarang, aku hanya akan jadi orang gagal, jangan pernah berhenti melangkahkan kaki, karena ketika kamu berhenti, waktu tetap berjalan. Time doesn't wait those who move slowly. Lari kawan, kejar mimpimu.

Pahami orang lain, karena itu satu-satunya cara orang lain bisa memahamimu....

Have faith in yourself, and don't be scared of what lies ahead, for the future rests in Allah's hand. so, if you want to be scared, let it be to Allah, not to the future.